Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki masalah dalam hal logistic dan supply chain dimana menurut studi oleh Frost & Sullivan, Indonesia memiliki biaya logistic termahal di asia yakni sebesar 24%. Oleh sebab itu,MDS berkomitmen untuk terus berkembang baik secara infrastruktur maupun bisnis yang ditunjukkan salah satunya adalah dengan pengembangan Kawasan Industri Terintegrasi Java Integrated Industrial & Port Estate Gresik.
MDS
telah hadir sejak 1960 untuk menyediakan logistic & supply chain bahan
kimia dasar dan sejak 2005 telah dipercaya untuk mendistribusikan BBM non-subsidi dan dilanjutkan dengan BBM
subsidi sejak 2011. MDS terus berkembang hingga ke penyediaan bbm retail, penyediaan Bahan bakar pesawat dan Kawasan industri.
MDS mengimpor produk BBM dari kilang minyak yang berbasis global berdasarkan kebutuhan pelanggan serta menyediakan BBM untuk segmen industri dan ritel dari jaringan terminal penyimpanan di laut, sungai, dan darat. MDS juga menawarkan jasa manajemen BBM untuk para pelanggan. Melalui SPBU ritelnya, MDS memasok High Speed Diesel dan bensin untuk memenuhi kebutuhan pelanggan ritel termasuk nelayan dan pengendara motor. Saat ini, MDS mengoperasikan 131 SPBU yang terletak di berbagai kota di pulau Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.
PT. Mahakarya Daerah Sulawesi adalah pemasok dan transportir BBM Solar Industri yang didukung oleh fasilitas infrastruktur yang luas dan terintegrasi termasuk terminal tangki dan fasilitas tongkang untuk melayani pelanggan industri dan ritel di berbagai kota-kota besar di Indonesia. Saat ini, segmen pasar kami adalah industri, termasuk perusahaan multinasional, BUMN, dan usaha kecil menengah. PT. Mahakarya Daerah Sulawesi juga menyediakan jasa logistik pihak ketiga untuk pelanggan di Indonesia dengan menawarkan produk dan jasa.
MDS memiliki infrastruktur yang ekstensif untuk logistic dan
supply chain dari kapal, tangka, warehouse , SPOB (Self propelled Oil Barge),
hingga truk berbagai ukuran yang tersebar di 17 titik distribusi di Indonesia
yang mampu menjangkau hingga Indonesia Timur. MDS juga memiliki land bank yang
cukup besar di setiap titik distribusinya yang memungkinkan untuk MDS terus mengebangkan
jaringan infrastruktur logistic dan supply chain dan juga terus mengembangkan
teknologi IT untuk menjangkau customer lebih baik dan memenuhi kebutuhan
customer lebih efisien.
MDS mengelola risiko yang terkait dengan fluktuasi harga minyak dan nilai tukar mata uang dengan menggunakan fasilitas hedging dan mempertahankan spread yang cukup memadai.
Sebagai penyedia jaringan logistik & rantai pasokan utama,MDS menyadari betul bahwa permaslahan tingginya biaya logistic di Indonesia akan bisa direduksi apabila adanya integrasi Kawasan industry dengan Pelabuhan. Integrasi ini sangat membantu dari sisi kemudahan dan biaya logistic.Dengan pengetahuan ekstensif an pengalaman dari MDS yang juga pernah mengoperasikan Pelabuhan di Tiongkok, maka MDS membawa konsep integrasi Kawasan Pelabuhan dan industry didukung dengan perijinan satu pintu untuk mengurangi beban logistic baik dari sisi biaya dan waktu.
Oleh karena itu MDS Bersama Pelindo III
membentuk Joint Venture dimana terbentuk PT BKMS sebagai pengelola Kawasan
industri dengan komposisi saham MDS 60% dan Pelindo III 40% dan PT BMS sebagai
pengelola Kawasan pelabuhan dengan komposisi MDS 40% dan Pelindo III 60%
.Selain itu terdapat Kawasan residensial yang dikelola oleh PT MDSland secara
100%
Kawasan industry JIIPE adalah Kawasan industry yang terintegrasi dengan Pelabuhan laut dalam hingga Draf 16 LWS sehingga memungkinkan kapal dengan bobot >100.000 Ton untuk bersandar.Hal ini akan sangat memudahkan tenant untuk mengolah dan mendistribusikan produknya melalui JIIPE.
Selain itu JIIPE telah mendapatkan status KEK (Kawasan Ekonomi Khusus)melalui Peraturan Pemerintah
(PP) No. 71 Tahun 2021 tanggal 28 Juni 2021 yang ditandatangani Presiden
Republik Indonesia, Joko Widodo berkategori Teknologi & manufaktur dan
berhak atas insentif-insentif fiscal seperti tax holiday, pembebasan PPN,Bea Impor hingga Non fiscal seperti
kemudahan ketenagakerjaan, imigrasi,dan Hak Guna Bangunan dengan jangka waktu
lebih lama. Selain itu Adanya kantor administrator akan sangat membantu
kemudahan berusaha dengan perijinan 1 pintu dan juga kemudahan Investasi
langsung konstruksi.
KEK JIIPE Gresik sesuai status KEK yang ditetapkan melalui
Peraturan Pemerintah (PP) No. 71 Tahun 2021 tanggal 28 Juni 2021 yang
ditandatangani Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo adalah KEK berkategori
Teknologi & manufaktur. KEK JIIPE Gresik menargetkan Industri berkategori
Industri 4.0 sebagai tenant-nya dan telah membagi area-area nya menjadi beberapa
cluster untuk mencegah kontradiksi operasional seperti metal
cluster,electronic, chemical,energy dan support.
KEK Gresik yang terletak di mulut selat madura adala lokasi yang sangat strategis dengan Pelabuhan laut dalam yang juga didukung oleh jaringan infrastruktur transportasi darat seperti jaringan tol trans java dan udara dengan bandara Juanda Surabaya.KEK JIIPE Gresik juga memiliki fasilitas pembangkit bertenaga gas dan panel surya yang telah berijin usaha hingga 515 MW. Konsep Zero Run Off Water juga membuat JIIPE memiliki Fasilitas lain seperti Water treatment berkapasitas besar dan Waste water treatment juga dimiliki selain fasilitas konektifitas seperti high speed internet.
KEK JIIPE
Gresik juga dikembangkan untuk memiliki Kawasan residensial yang dikembangkan
oleh PT MDSLand yaitu sister company tak terafiliasi yang mengembangkan Grand Estate Marina City (GEM City) yang merupakan kota
dengan proyek masterplan seluas 800 hektar. dengan Fasilitas
lengkap, mulai dari lapangan golf, sarana pendidikan, hingga marina.
Dengan total proyek 1761 Ha dan land bank >1000 Ha,maka
JIIPE berpotensi meningkatkan kontribusi dari hingga 30% dari Gross Profit MDS
di masa depan yang didapat tidak hanya dari penjualan lahan tetapi juga dari
utility fees.
MDS memiliki kebijakan untuk mempertahankan setidaknya 30% dalam hal rasio pembayaran dividen. Selama beberapa tahun terakhir, MDS secara konsisten membayar dividen lebih dari 30% untuk pemegang saham.
Manajemen MDS memiliki komitmen penu dalam penerapan ESG yang baik pada setiap aspeknya. Pada aspek environment,manajemen MDS menunjukkan dengan roadmap pengembangan bahan bakar ramah lingkungan & energi yang lebih bersih seperti yang ditunjukkan dalam inisiasi bahan bakar dengan RON> 91, pembangkit listrik tenaga surya di JIIPE yang didukung,konsep zero run off water dan pengembangan produk energi berbasis gas alam.
Aspek Sosial dimana MDS menjunjung tinggi faktor SHE (safety,Health, Environment) dan mengutamakan keselamatan dan Kesehatan karyawan dan masyarakat seperti yang ditunjukkan pada masa pandemic melalui program vaksinasi dan pengecekan rapid test antigen mingguan .Juga pemberian beasiswa kepada putra-putri bangsa berprestasi dan juga memperjuangkan kesetaraan kesempatan yang dibuktikan dengan 3 dari 7 jajaran direksi adalah Wanita.
Pada aspek Good governance manajemen menujukkan seperti inisiasi whistle
blower system yang langsung masuk ke email Presdir MDS dan ditanggapi dengan responsive
dan mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak.Seluruh effort manajemen dalam
mensukseskan aspek ESG di MDS mendapat apresiasi berbagai piak dan juga bursa
seperti yang ditunjukkan melalui masuknya saham MDS dalam index ESG seperti
SRI-KEHATI index, ESG star listed Company, ESGL index sustainalitics ,dan ESG
LQ 45.