Harga Solar Industri B40 & MFO 15 Maret - 31 Maret 2026
JAKARTA – Pelaku industri dan sektor maritim nasional kembali dihadapkan pada penyesuaian biaya operasional di awal bulan ini. Memasuki periode 15 hingga 31 Maret 2026, harga keekonomian Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi untuk jenis Solar Industri (High Speed Diesel/HSD) Biodiesel B40 dan Marine Fuel Oil (MFO) resmi mengalami kenaikan.
Berdasarkan data harga keekonomian terbaru yang dirilis, tren kenaikan harga minyak dunia turut mengerek harga jual Solar Industri B40 sebesar Rp 1.800 per liter dibanding periode sebelumnya. Sementara itu, sektor perkapalan harus merogoh kocek lebih dalam karena harga MFO tercatat naik Rp 1.400 per liter.
Peta Sebaran Harga Solar B40 Per Wilayah
Kenaikan ini merata di berbagai titik suplai Pertamina, namun tetap mengacu pada zonasi wilayah distribusi. Berikut adalah rincian harga Solar Industri B40 periode 15-31 Maret 2026:
Wilayah 1 & 2 (Sumatera, Jawa, Bali, Madura, Kalimantan): Harga dipatok di angka Rp 23.050 per liter. Angka ini menjadi acuan utama bagi mayoritas sentra industri manufaktur dan perkebunan di Indonesia bagian barat dan tengah.
Wilayah 3: Harga ditetapkan sebesar Rp 23.150 per liter.
Wilayah 4: Menjadi wilayah dengan harga tertinggi karena faktor logistik, yakni Rp 23.300 per liter.
| Jenis Produk | Harga Dasar (Rp/Liter) | |
|---|---|---|
| Biosolar Industri (B40) (Wilayah 1) | IDR 23.050 | |
| Biosolar Industri (B40) (Wilayah 2) | IDR 23.050 | |
| Biosolar Industri (B40) (Wilayah 3) | IDR 23.150 | |
| Biosolar Industri (B40) (Wilayah 4) | IDR 23.300 |
(*Harga diatas belum termasuk PPn, PPH, dan PBBKB)
Sektor Maritim: Harga MFO Tembus Rp 15.450
Tak hanya sektor darat, "napas" bagi mesin-mesin kapal besar dan industri pembangkit listrik juga mengalami penyesuaian. Harga Marine Fuel Oil (MFO) untuk periode yang sama ditetapkan sebesar Rp 15.450 per liter.
Kenaikan Rp 350 per liter untuk MFO ini diprediksi akan sedikit menekan margin operasional perusahaan pelayaran logistik, mengingat bahan bakar merupakan komponen biaya terbesar dalam operasional kapal.
| Jenis Produk | Harga Dasar (Rp/Liter) | |
|---|---|---|
| MFO Low Sulphur (Wilayah 1) | IDR 16.850 | |
| MFO Low Sulphur (Wilayah 2) | IDR 16.850 | |
| MFO Low Sulphur (Wilayah 3) | IDR 16.850 | |
| MFO Low Sulphur (Wilayah 4) | IDR 16.850 |
(Harga diatas belum termasuk PPn, PPH dan PBBKB)
| Jenis Produk | Harga Dasar (Rp/Liter) | |
|---|---|---|
| MFO High Sulphur (Wilayah 1) | IDR 14.900 | |
| MFO High Sulphur (Wilayah 2) | IDR 15.000 | |
| MFO High Sulphur (Wilayah 3) | IDR 15.100 | |
| MFO High Sulphur (Wilayah 4) | IDR 15.250 |
(Harga diatas belum termasuk PPn, PPH dan PBBKB)
Solusi Pasokan & Efisiensi Energi
Di tengah fluktuasi harga energi yang dinamis, efisiensi dan kepastian pasokan menjadi kunci bertahan bagi pelaku usaha. Kami memahami bahwa stabilitas rantai pasok energi adalah prioritas.
Selain melayani pembelian BBM Non-Subsidi (Solar B40 dan MFO), kami juga menyediakan layanan pendukung terintegrasi meliputi:
Jasa Bunker Service: Pengisian bahan bakar kapal yang cepat dan presisi.
Fabrikasi Tangki Solar: Pembuatan tangki penyimpanan BBM berbagai ukuran dengan standar keamanan tinggi untuk manajemen stok Anda.
Dapatkan Penawaran Kompetitif
Bagi mitra industri yang membutuhkan penawaran harga khusus (diskon volume) atau konsultasi manajemen stok energi, silakan hubungi layanan pelanggan kami. Kami siap memberikan solusi terbaik di tengah kenaikan harga pasar.
Kontak Layanan & Pemesanan: 📱 WhatsApp 1: 0887-7881-991 📱 WhatsApp 2: 0888-0111-7888
Keterangan
Area 1 : Provinsi Sumatera, Jawa, Bali, dan Madura
Area 2 : Provinsi Kalimantan
Area 3 : Provinsi Sulawesi dan NTB (Nusa Tenggara Barat)
Area 4 : Provinsi Maluku, NTT (Nusa Tenggara Timur), dan Papua
